Rombongan yang sedang menikmati layanan trip Berkaeyuh.
(Tangkapan layar/Instagram)
Akara - Kota Surakarta atau terkenal disapa Kota Solo saat ini menjadi destinasi populer dikalangan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kota Solo memiliki destinasi wisata yang beragam, mulai dari wisata budaya, wisata historis bangunan bersejarah, wisata pasar tradisional, dan sebagainya.
Peningkatan branding dari Kota Solo ini dipandang menjadi peluang bagi sekumpulan anak muda yang mendirikan layanan trip Berkaeyuh. Berkaeyuh atau dibaca “berkayuh” merupakan layanan wisata yang menawarkan pengalaman menikmati Kota Solo dengan bersepeda menuju destinasi wisata pilihan yang sedang hits di Kota Solo.
Tria Yunita (22 tahun) yang merupakan Co-Founder dari Berkaeyuh mengatakan, “Kota Solo belakangan ini lagi jadi pusat perhatian bagi masyarakat Indonesia dan luar negeri untuk liburan mengunjungi Kota Solo. Kemudian kami berenam Agil, Adit, Rizal, Tria, Nadia, Syaiful menangkap open trip bersepeda menjadi peluang yang besar, apalagi belum ada yang bikin open trip bersepeda kaya gini di Kota Solo,” tuturnya.
Berkaeyuh menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi pesertanya untuk menikmati kehangatan Kota Solo. Dalam trip Berkaeyuh banyak benefit atau manfaat yang bisa didapatkan, yaitu peminjaman sepeda, minum, jajanan tradisional, dan tentunya peserta mendapatkan dokumentasi foto dan video yang menarik. Saat trip berlangsung, peserta Berkaeyuh akan ditemani oleh satu orang pemandu wisata yang tidak hanya menemani dari satu tempat ke tempat lainnya, namun juga memberikan pemahaman tentang sejarah dan fun fact dari tempat yang dikunjungi.
Peserta menikmati sarapan pagi saat trip Berkaeyuh
(Tangkapan layar/Instagram)
Trip ini berlangsung selama 2-3 jam dengan mengunjungi tempat-tempat ikonik di Kota Solo, seperti Stasiun Solo Kota, Benteng Vastenburg, Kraton Kasunanan Surakarta, Kampung Batik Kauman, dan Pasar Gede. “Tour Guide biasanya menyampaikan sejarah dan fun fact tentang tempat yang dikunjungi, dan penyampaian materi ini sebelumnya sudah melalui proses riset dari sumber literatur maupun pemilik atau pengelola dari tempatnya,” ujar Tria kepada Akara.
Trip di Berkaeyuh sendiri dibuka melalui dua sistem, yakni sistem open trip dan private trip. Perbedaannya terletak dari jumlah peserta yang lebih sedikit pada jenis private trip. Kemudian juga terdapat penyesuaian harga yang lebih mahal dari private trip jika dibandingkan dengan open trip.
Peserta Berkaeyuh hadir dari berbagai kalangan usia dan tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Seperti Dian (43 tahun) yang turut membagikan pengalamannya saat mengikuti trip Berkaeyuh “Saya sangat senang mengikuti trip Berkaeyuh dan mendapatkan pengalaman menarik, yaitu saya bisa bertemu dengan teman baru, lebih mengetahui dan mengenal banyak sisi yang ada di Kota Solo, kemudian tour guidenya seru dan ramah,” tutur Diah.
Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Kota Solo, trip Berkaeyuh bisa menjadi pilihan menarik yang wajib dicoba dengan saudara, keluarga, maupun teman. Aktivitas bersepeda cantik dengan dokumentasi estetik tentunya saat ini dicari-cari dan digandrungi oleh generasi muda. Aktivitas ini sangat direkomendasikan untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian kuliah, aktivitas trip Berkaeyuh ini menarik untuk dicoba sebagai pelepas penat atau stress selama perkuliahan berlangsung. (Hanindita Az Zahra)
Post a Comment